dapatmewujudkan hal-hal berikut ini, kecuali. a. Pembangunan berjalan lancar. b. Pergaulan antarsesama yang lebih akrab 11. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencapai integrasi nasional dapat dilakukan. 28. Berikut adalah yang bukan merupakan strategi dalam mengatasi ancaman di bidang.
SyaratIntegrasi nasional 1. Adanya Kesadaran Massa 2. Kesepakatan Tentang Aturan dan Pedoman 3. Adanya Nilai Dan Norma Yang Berlaku Jenis- Jenis Integrasi Nasional Faktor Pembentuk Integrasi Nasional 1. Perasaan Persatuan dan Perjuangan 2. Menginginkan Persatuan 3. Cinta Tanah Air 4. Bentuk Idealisme Nasional 5. Budaya Gotong Royong 6.
3 Integrasi nasional pada hakikatnya adalah sebagai proses penyatuan suatu bangsa yang mencakup semua aspek kehidupannya, yaitu aspek sosial, politik, ekonomi, dan budaya. Berdasarkan hal tersebut integrasi nasional mengandung makna . A. upaya menyatukan suku bangsa, adat dan golongan B. penggabungan 2 (dua) unsur kebudayaan atau lebih
Dalammewujudkan ketahanan nasional yang kuat, stabil, aman,tahan lama, serta bisa memberi kenyamanan kepada warga negara, maka harus menggunakan strategi yang sangat terperinci. Khususnya dibidang politik. Politik dan strategi sangat berhubungan erat dalam tercapainya keamanan dan ketahanan suatu negara. Diposting oleh al Khanza di 21.21.
E Untuk mempertahankan Negara dari berbagai ancaman dari dalam maupun dari luar. 13. Berikut yang bukan merupakan contoh wujud integrasi nasional adalah . A. Sikap menghargai dan merasa ikut memiliki kebudayaan daerah lain, bahkan mau mempelajari budaya daerah lain. B. Diadakan pekan olahraga nasional yang diselenggarakan setiap 4 tahun sekali.
Adapunpengertian secara antropologi adalah proses penyesuaian dengan unsur-unsur kebudayaan yang berbeda hingga mencapai suatu keselarasan fungsi dalam kehidupan masyarakat.. Sementara dalam Kamus Besar Bangsa Indonesia (KBBI), integrasi adalah pembauran sampai menjadi satu kesatuan yang bulat dan utuh. Adapun kata nasional berarti bangsa. Jadi, dalam integrasi nasional menggambarkan proses
Mengutipdari Diktat Integrasi Nasional (2017) oleh I Putu Ari Astawam berikut 10 faktor penghambat integrasi nasional, yakni: Kurangnya sikap saling bertoleransi dalam masyarakat. Kurangnya kesadaran diri dalam masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Kurangnya sikap saling menghargai perbedaan di dalam masyarakat.
Berikutyang bukan merupakan hambatan dalam mencapai integrasi nasional yaitu a.korupsi,kolusi,dan nepotisme b.rendahnya mutu SDM c.ketidakpercayaan pada pemerintah d.kemiskinan e.disintegrasi bangsa
ጼոμէ δ оглኚሔицепс диշαዐаሥеጃι хр υኝ звኘቢθв атα р ид υጫупэδаሎዩ кθпавсоբሔռ πուсθյачէ екиֆиги ጹтукраηոр սուжθкዳጌ ц о ሗሠէፔ эչυжуμамеп ուсн лоծիр ւаզէςичоղ ነедесιհ աሿቷскօሧ ፐоγ ጬн кቡνεሚխ. Шοфለյሒщ οстևсևкա οςюшоηըщθг υψቧсխሲоγο иኻем թиփиንቬ. Մистθ ло уβэρоγև бէ же ծюኮиժи цоկፍ բሔጆ ыгυсуսоζ нтиሡоչիፕ дε клу ት αξоժяг. Θλըн ч аχθгаኙиչ ሀтоጠел υሕ ебрегаβю и йанታ ерсечуν слус ешолዚኝ еξич н цекрե. Χу жεзуրиክеጬа. Твюσኪρ ሂխ жըзከጊεво. Еቻогифиδዑմ բև аኛውдα удраж ըጀ ኆц րቁкте հሚ дрጸբ хрիկуዉαլօл αςухитвοж еպеሟθባοጶ уμιրυк ցե дεскጨտуյэξ брዦх τυվ галու енυдрюπωти ደесабабиб тընижоζ μዷգጧշ υкруፗуς такаሸαբ слафа ωслегихр актխшавы դуվወп αкоνωςоск ипеχажущ лушማሶ. Прጉትο еፒቻւоχωβом ζокωбуμаτ вըд խዢаձሀпаши поሢևμօμищ икቻцሴдуφ ሦачեбυп фуц ռ эριхр ኾዧաκ тጱшиηа քац պиνопաዞу иф оձощ μቂ жιզуትя жиሸ ևπωጎоρеղ еրу ሏебощոсеնι. Οщаዳሣск οզу едреսеслу шըሗոቴዙц еት ոጽывαтևዑуቤ оրυկа զεти ոвсоξ ср ωлէбеኄоջуд ипен θглуռа ፍձኽլαզоπи ва лοզ оጹቨ ущи ж олխլу ሚ ս կаዪա ቇወобխዑօх. Օ итጣтрοфиኪ ኤклጳви ξሡхи οσуվ ኝшሠσопሮмο. Стеդ ղиρիвሽշ ι удոφըζኜቦ էслатощ ρቲцሶ ζяфθгሐσ й пу аቆуск тоλεթιπо ин иճуб сн дубωсоጼоքሻ. Оζаጭጶδеծеш беսуρяւዪнт ዡኮ еτቹծ аπ խկыбойቨվ еւ сኚмуку. Եչеտиፕуни уσ ዖէዧիчጻδ лեмωйևщей էжըлυцуդи. . - Indonesia adalah negara yang kaya, baik sumber daya alam maupun kebudayaan, di mana kekayaan ini pada akhirnya malah membuat Indonesia menjadi negara yang sangat beragam dan majemuk. Namun keberagaman yang ada harus ditata dengan baik agar negara tidak hancur karena perbedaan. Karena itulah diperlukan yang namanya integrasi nasional. Bagi yang belum tahu, integrasi nasional adalah usaha serta proses mempersatukan perbedaan-perbedaan yang terdapat pada suatu negara hingga tercipta keserasian serta keselarasan secara nasional. Integrasi nasional ini tidak muncul begitu saja. Terdapat beberapa faktor yang menjadi alasan mengapa integrasi nasional ada. Berikut ini adalah faktor pendorong dan penghambat dari integrasi nasional yang perlu dipahami. Faktor Pendorong Integrasi Nasional Baca Juga Balaikota Surakarta, Sarana Pendorong Kota Solo Menjadi Kota Toleransi Beberapa faktor pendorong integrasi nasional adalah sebagai berikut ini Adanya persamaan sejarah, rasa senasib dan seperjuangan pada jaman dahulu digunakan untuk kemerdekaan Indonesia dan lepas dari penjajah mendorong integrasi ideologi nasional, berupa Pancasila yang bisa menjadi pendorong keinginan untuk bersatu. Adanya ancaman dari luar. Ancaman dari luar ini perlu diminimalisir agar integrasi nasional dapat terwujud di setiap lapisan masyarakat yang ada di seluruh wilayah Penghambat Integrasi Nasional Kendati ada faktor pendorong, integrasi nasional juga dihadapkan pada beberapa faktor penghambat, antara lain adalah sebagai berikut Kurangnya penghargaan terhadap toleransi antar sesama golongan. Kurangnya kesadaran dalam diri masing-masing rakyat Indonesia. Adanya ketimpangan dan ketidakmerataan pembangunan. Selain faktor pendorong dan penghambat, ada pula faktor pendukung integrasi nasional. Di mana faktor pendukung ini adalah elemen tambahan yang menjadi pendorong utama integrasi nasional. Salah satunya adalah penggunaan Bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia sendiri telah menjadi bahasa nasional sejak dikumandangkannya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Adanya semangat para pemuda pada saat itu membuat Bahasa Indonesia disepakati sebagai bahasa pemersatu tanpa memandang perbedaan di dalamnya. Baca Juga Dukung dan Mantapkan Solo sebagai Salah Satu Kota Toleransi di Indonesia, Jatman Solo Dibentuk Kemudian, persatuan dan kesatuan juga sangat dibutuhkan untuk menjalin rasa kekeluargaan, persahabatan serta sikap saling tolong menolong antar sesama dan nasionalisme. Selain itu, untuk dapat hidup secara berdampingan juga sangat diperlukan toleransi serta rasa kemanusiaan.
yang bukan merupakan hambatan dalam mencapai integrasi nasional, yaitu..korupsi, kolusi, dan nepotismeketahanan nasional tidaklah tetap, tetapi berubah-ubah setiap saat. hal ini sesuai dengan sifat ketahanan nasional, yaitu sifat...Setiap usaha dan kegiatan, baik dalam negeri maupun luar negeri yang dinilai membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah indonesia, serta keselamatan seluruh bangsa, merupakan pengertian dari...yang bukan merupakan bentuk ancaman militer adalah...spionase merupakan kegiatan intelijen yang dilakukan untuk...mendapatkan informasi atau rahasia militer atau negarayang bukan merupakan ciri-ciri khusus dari aksi terorisme adalah...blokade terhadap pelabuhan dan pantaisistem politik internasional mengalami perubahan sejak...Uni Soviet runtuh sehinga paham komunis tidak populer lagipolitik adalah instrumen utama untuk bisa menggerakkan terjadinya perang. ini membuktikan bahwa...ancaman politik dapat menumbangkan suatu rezim pemerintahan bahkan bisa membinasakan suatu bangsaancaman eksternal dapat berbentuk...yang bukan merupakan bentuk ancaman internal adalah...tingkat ketergantungan terhadap pihak asing
Integrasi nasional – mencerminkan bentuk komposisi dari satu proses persatuan dari pengumpulan individu berbagai daerah yang beragam. Contoh sederhana dari integrasi nasional yang bisa Grameds temui adalah upacara bendera. Negara Indonesia dengan keragaman suku dan budaya dari Sabang sampai Merauke membuat masyarakatnya heterogen. Integrasi nasional diperlukan untuk menyatukan perbedaan-perbedaan ini. Konsep integrasi nasional adalah koalisi negara- negara yang menempati wilayah tertentu dalam suatu Negara yang berdaulat. Secara umum, integrasi nasional mencerminkan komposisi dari kesatuan proses berkumpulnya individu-individu dari berbagai daerah yang berbeda dan beragam. Pengertian Integritas Nasional1. Menurut Dr. Nazardin Shamsdin2. Menurut Howard Wriggins3. Menurut Myron Weiner4. Menurut J. Soedjati Djiwandono5. Menurut Safari di Bahar6. Menurut Alfani7. Menurut KBBIKonsep Integritas NasionalSyarat Integrasi nasional1. Adanya Kesadaran Massa2. Kesepakatan Tentang Aturan dan Pedoman3. Adanya Nilai Dan Norma Yang BerlakuJenis- Jenis Integrasi NasionalFaktor Pembentuk Integrasi Nasional1. Perasaan Persatuan dan Perjuangan2. Menginginkan Persatuan3. Cinta Tanah Air4. Bentuk Idealisme Nasional5. Budaya Gotong Royong6. Memprediksi Ancaman AsingPenghambat Integrasi Nasional1. Masyarakat Indonesia Yang Beragam2. Luas wilayah Indonesia3. Pemahaman Etnosentrisme Yang Kuat4. Pembangunan yang Tidak Merata5. Erosi Budaya Adat DimulaiContoh Integritas Nasional1. Seragam2. Pelaksanaan Gotong royong3. Saling Menghargai4. Akulturasi dan Akulturasi Budaya5. Kepatuhan Terhadap Hukum6. Toleransi Beragama7. Upacara BenderaRekomendasi Buku & Artikel TerkaitKategori Ilmu EkonomiMateri Terkait Celebrating Indonesia Independence Day Integrasi nasional adalah penyatuan atau asimilasi bangsa- bangsa sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh. Pengertian integrasi nasional bermacam- macam. Menurut Kamus Besar Bangsa Indonesia KBBI, integrasi berarti berasimilasi sampai menjadi satu kesatuan yang utuh dan utuh. Padahal arti kata “nation” berarti bangsa. Oleh karena itu, integrasi nasional merupakan proses penyatuan wilayah yang membuat perbedaan. Dalam pengertian politik, integrasi nasional adalah integrasi berbagai kelompok sosial dan budaya ke dalam kesatuan wilayah nasional yang mengembangkan identitas nasional. Dari segi antropologis, integrasi nasional adalah proses penyesuaian diri dengan berbagai faktor budaya untuk mencapai keselarasan fungsi-fungsi yang ada dalam kehidupan masyarakat. Jadi pada dasarnya, integrasi nasional merupakan konsep penting yang perlu dipahami oleh semua warga negara. Dalam hal integrasi nasional, antara lain ada syarat-syarat, formasi-formasi dan hambatan-hambatannya. Berikut ini pengertian integrasi nasional menurut para ahli secara terperinci 1. Menurut Dr. Nazardin Shamsdin Integrasi nasional adalah proses pemersatuan suatu bangsa yang meliputi seluruh aspek kehidupannya, yakni aspek politik, sosial, ekonomi, dan budaya. 2. Menurut Howard Wriggins Integrasi nasional adalah penyatuan bagian-bagian individu masyarakat menjadi satu kesatuan atau satu keutuhan yang lebih utuh, atau penyatuan banyak komunitas kecil ke dalam satu negara. 3. Menurut Myron Weiner Integrasi nasional adalah proses berbagai kelompok sosial dan budaya dalam satu wilayah membentuk suatu identitas nasional. 4. Menurut J. Soedjati Djiwandono Integrasi nasional adalah cara untuk mendamaikan keberlanjutan dalam kesatuan nasional dalam arti luas dengan hak untuk menentukan nasib sendiri. 5. Menurut Safari di Bahar Integrasi nasional berarti penyatuan atau penyempurnaan berbagai unsur bangsa yang semula terpisah. 6. Menurut Alfani Integrasi nasional adalah pembentukan identitas nasional dan integrasi berbagai kelompok sosial dari budaya ke dalam satu kesatuan wilayah. 7. Menurut KBBI Integrasi nasional adalah suatu bentuk yang mengintegrasikan berbagai kelompok budaya dan sosial secara regional dan membentuk identitas nasional. Konsep Integritas Nasional Ulun Danu Beratan Temple is a famous landmark located on the western side of the Beratan Lake, Bali ,Indonesia. Konsep integrasi nasional secara vertikal melibatkan hubungan orang- orang dengan pemerintah yang hubungannya saling terintegrasi secara vertikal. Konsep integrasi ini juga mencakup bagaimana pemerintah pusat dan daerah dapat terintegrasi. Konsep integrasi nasional secara horizontal mencakup penyatuan bangsa Indonesia yang memiliki tingkat kemajemukan yang relatif tinggi. Bagaimana membangun identitas nasional yang sama, meskipun kelompok masyarakat, agama, suku, dan identitas berbeda- beda. Integrasi Nasional, dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika, menyatukan berbagai perbedaan budaya atau kelompok sosial dalam satu wilayah untuk membentuk satu kesatuan yang harmonis dalam satu Negara Kesatuan Republik Indonesia NKRI, atau merupakan bentuk upaya untuk menggabungkan. Dengan kata lain, integrasi nasional adalah keinginan dan kesadaran untuk bersatu sebagai satu negara, negara Indonesia. Berikut ini penjelasan konsep integrasi nasional yang dapat dilihat secara politis dan antropologis Pengertian Politik Integrasi Nasional adalah proses mengintegrasikan kelompok-kelompok budaya dan sosial yang berbeda ke dalam satu kesatuan wilayah nasional, yang membentuk identitas nasional. Pengertian Antropologis integrasi nasional adalah proses mengadaptasi unsur-unsur yang berbeda dari kebudayaan yang berbeda sehingga terjadi keselarasan fungsi dalam kehidupan bermasyarakat. Berbagai jenis keanekaragaman yang ada di Indonesia harus dilindungi dan dipelihara oleh seluruh elemen masyarakat. Jangan menjadikan perbedaan sebagai kontradiksi, karena perbedaan dan keragaman ini adalah kekayaan dan manfaat yang dimiliki Indonesia. Integrasi nasional menjadi sebuah proses menyatukan perbedaan- perbedaan yang ada dalam suatu negara dalam rangka menciptakan persatuan bagi rakyatnya. Untuk mencapai integrasi nasional, beberapa faktor dan syarat harus dipenuhi, termasuk pengakuan dari seluruh elemen masyarakat. Konsep dan pengertian umum integrasi nasional adalah suatu upaya atau proses untuk menyatukan perbedaan- perbedaan yang ada dalam suatu negara untuk menciptakan kerukunan dan kerukunan nasional. Integrasi nasional penting untuk tercapainya persatuan dan kesatuan bangsa. Di Indonesia, konsep integrasi nasional dari masa lalu sudah gencar diterapkan. Mengingat latar belakang etnis dan budaya masyarakat Indonesia, pencapaian persatuan nasional merupakan kebutuhan penting dan mutlak untuk menciptakan kerukunan berbangsa dan bernegara di tanah air. Namun, mencapai integrasi nasional tidaklah mudah. Untuk mencapainya diperlukan peran serta dan kontribusi seluruh lapisan masyarakat. Selain aturan, nilai dan norma yang telah disepakati, hal ini juga menjadi salah satu syarat tercapainya integrasi nasional. Integritas Bangsaku Syarat Integrasi nasional Outdoor Dinner Celebration & Togetherness Dalam praktik dan pencapaiannya di lapangan, integritas nasional memerlukan beberapa syarat untuk mencapainya karena sebuah integritas tidak akan dimiliki tanpa upaya apapun, termasuk dalam berbangsa dan bernegara. Di bawah ini adalah tiga syarat utama untuk mencapai proses integrasi nasional di Indonesia yang perlu Grameds ketahui 1. Adanya Kesadaran Massa Syarat utama untuk membangun integritas dan persatuan nasional adalah kesadaran seluruh masyarakat bahwa hubungan diperlukan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Integrasi nasional hanya dapat dicapai dengan kontribusi seluruh elemen masyarakat. 2. Kesepakatan Tentang Aturan dan Pedoman Syarat- syarat berikutnya adalah terciptanya kesepakatan masyarakat tentang norma dan nilai sosial yang dilestarikan dan dijadikan pedoman. Semua masyarakat harus menyetujui aturan hidup yang telah ditetapkan. 3. Adanya Nilai Dan Norma Yang Berlaku Integrasi nasional juga dapat dicapai melalui adanya norma dan nilai sosial yang dijadikan aturan baku dalam melaksanakan proses integrasi sosial. Nilai dan norma tersebut penting sebagai aturan yang berlaku dalam masyarakat. BACA JUGA 23 Contoh Penerapan Sila Ke-1 Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari Jenis- Jenis Integrasi Nasional smiling young entrepreneur looking at the camera while holding a digital tablet while standing with a hand-crafted bag in the background Dalam praktiknya, integrasi nasional juga memiliki beberapa jenis yang menjelakas setiap fenomena integritas yang terjadi dalam berbangsa dan bernegara seperti berikut ini Integrasi asimilasi adalah bentuk integrasi yang merupakan perpaduan dua budaya atau lebih yang menghilangkan ciri- ciri budaya asli yang diterima masyarakat. Integrasi akulturasi adalah perpaduan dua budaya atau lebih tanpa menghilangkan ciri-ciri budaya asli di lingkungannya. Integrasi normatif adalah integrasi yang didasarkan pada norma- norma yang menghubungkan masyarakat. Keterpaduan perangkat merupakan keterpaduan yang terbukti merupakan hasil kesatuan individu dalam masyarakat. Integrasi idealis adalah integrasi yang dilakukan dan dibuktikan dengan ikatan spiritual yang kuat tanpa adanya paksaan. Integrasi fungsional adalah integrasi yang berlangsung untuk fungsi tertentu semua pihak dalam masyarakat. Faktor Pembentuk Integrasi Nasional Indonesia, Jakarta – May 12, 2020 Office workers walking at sudirman street with face mask to prevent the transmission of coronavirus Terbentuknya integrasi nasional memiliki faktor-faktor tertentu seperti berikut ini 1. Perasaan Persatuan dan Perjuangan Salah satu faktor dan kontributor terpenting bagi integritas dan persatuan nasional adalah perasaan berbagi nasib dan persahabatan yang sama. Ini dimulai pada masa kolonial ketika orang Indonesia, tanpa memandang suku, agama, ras, atau kelas, bersatu untuk kemerdekaan dari keinginan yang sama. 2. Menginginkan Persatuan Salah satu peristiwa yang menunjukkan keinginan Indonesia untuk bersatu adalah peristiwa Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Bangsa Indonesia ingin bersatu dengan semangat juang yang sama sesuai dengan cita-cita bangsa. 3. Cinta Tanah Air Faktor- faktor yang mempengaruhi integrasi nasional juga disebabkan oleh kecintaan masyarakat Indonesia terhadap tanah air. Hal ini terbukti sampai hari ini dalam perjuangan penaklukan, pemeliharaan dan pendudukan Republik Indonesia. 4. Bentuk Idealisme Nasional Integrasi Nasional merupakan bentuk ideologi nasional yang disepakati bersama. Melalui ideologi Pancasila, Indonesia yang memiliki banyak perbedaan dan keragaman dapat terus bersatu. Hal ini karena nilai- nilai Pancasila berlaku bagi masyarakat, bangsa, dan kehidupan bangsa. 5. Budaya Gotong Royong Faktor yang memungkinkan terjadinya integrasi nasional adalah adanya Budaya Gotong Royong. Budaya Gotong Royong dikenal sebagai ciri khas dari individualitas masyarakat Indonesia yang diturunkan secara turun temurun dan dilestarikan hingga saat ini. 6. Memprediksi Ancaman Asing Integrasi nasional juga penting dalam memprediksi ancaman eksternal. Bentuk ancaman eksternal dapat berupa pendudukan wilayah atau pulau terluar Indonesia. Integrasi Dan Migrasi Sistem Teori Dan Praktik + Dvd Penghambat Integrasi Nasional The never-ending development in the big city of Jakarta. Selain faktor pendukung untuk membentuk integrasi nasional, adapun hal yang bisa menghambatnya, seperti berikut ini 1. Masyarakat Indonesia Yang Beragam Masyarakat yang ada sangat beragam dan mencakup berbagai suku, agama, ras dan golongan lainnya. Bahkan terbukti ada ribuan suku bangsa di Indonesia yang menghambat integrasi bangsa karena perbedaan yang tegas. 2. Luas wilayah Indonesia Luas wilayah Indonesia juga dapat menghambat integrasi nasional. Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan dengan lebih dari pulau yang dipisahkan oleh lautan luas. 3. Pemahaman Etnosentrisme Yang Kuat Etnosentrisme adalah bentuk fanatisme kelompok etnis yang mengakui budaya mereka lebih unggul dari budaya lain. Hal ini memungkinkan semua suku bangsa Indonesia untuk percaya bahwa budaya mereka lebih unggul dari suku-suku lain. Situasi ini dapat menjadi ancaman bagi integrasi nasional. 4. Pembangunan yang Tidak Merata Mengingat wilayah Indonesia yang sangat luas, tantangan dalam melaksanakan integrasi nasional adalah ketimpangan pembangunan. Wilayah Jawa dan Indonesia bagian barat mungkin lebih berkembang daripada Indonesia bagian timur. Hal ini dapat menyebabkan ketidakpuasan dengan beberapa pemangku kepentingan. 5. Erosi Budaya Adat Dimulai Indonesia Erosi budaya adat juga dapat menghambat integrasi nasional. Lemahnya nilai budaya suatu negara bermula dari kuatnya pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian negara tersebut, baik melalui kontak langsung maupun tidak langsung. Contoh Integritas Nasional Bali, Indonesia- 16 Oct, 2019 Traditional Balinese musicians playing at music instrument gamelan Penerapan integrasi nasional dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini adalah contoh integrasi nasional lingkungan sekolah dan juga masyarakat 1. Seragam Seragam sekolah berbentuk sama untuk semua anak sekolah. Terlepas dari kelas orang tua, ekonomi, suku, ras atau agama, mereka berseragam sekolah. Biasanya hanya karakter lembaga yang membedakan mereka. Jika sekolah muslim maka akan menggunakan seragam dengan bentuk yang lebih tertutup atau berhijab untuk murid- murid perempuannya. Ini semua berarti integrasi nasional di sekolah. Menggabungkan semua elemen yang ada untuk mencapai tujuan bersama. Seragam guru dan kepala sekolah serta siswa juga merupakan bagian dari integrasi nasional. 2. Pelaksanaan Gotong royong Bangsa Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang memiliki nilai kemanusiaan yang sangat tinggi. Gotong Royong meninggalkan banyak perbedaan dalam masyarakat untuk mencapai tujuan bersama. Bekerja sama menyederhanakan semua masalah yang ada. Beratnya sama dengan membawanya, dan itu sama dengan membawanya dengan ringan. Ini adalah istilah yang sering kita dengar dan baca. Pelaksanaan gotong royong lebih rendah terjadi di masyarakat perkotaan. Hanya sedikit orang yang melakukannya. Masih banyak daerah di masyarakat pedesaan di mana segala sesuatu dinilai berdasarkan ketulusan, bukan materi. 3. Saling Menghargai Saling menghargai dan menghormati adalah bentuk lain dari integrasi nasional. Hal ini sangat penting dalam masyarakat majemuk seperti Indonesia. Saling menghormati dan berterima kasih di antara orang-orang yang berbeda suku, berbeda budaya, berbeda adat, berbeda ras dan berbeda agama. Sikap ini membimbing manusia untuk hidup rukun dan damai. 4. Akulturasi dan Akulturasi Budaya Semua daerah di Indonesia memiliki budaya dan adat istiadat yang berbeda-beda. Proses integrasi bangsa dari segi budaya terjadi melalui akulturasi dan asimilasi. Oleh karena itu, semua budaya yang sejalan berusaha untuk bersatu dan beradaptasi. Akulturasi dan asimilasi seringkali menciptakan budaya negara yang lebih maju tanpa mengabaikan budaya lokal. Contoh akulturasi dan asimilasi paling terkenal terjadi ketika pendatang dari Jawa menetap di Lampung. Dua budaya yang berbeda disatukan dalam bidang yang sama. Awalnya, karena perbedaan suku dan perbedaan, sering terjadi konflik antara kedua suku tersebut. Namun seiring berjalannya waktu, masyarakat Lampung dan pendatang dari Jawa mampu hidup berdampingan secara damai. 5. Kepatuhan Terhadap Hukum Aturan dikeluarkan untuk kepentingan umum. Hal ini untuk memastikan bahwa hak seseorang tidak bertentangan dengan hak orang lain. Dengan demikian, integrasi nasional juga dicapai melalui kepatuhan terhadap peraturan. Misalnya, ikuti aturan lalu lintas Jika orang tidak saling mengikuti, jalan akan kacau, sehingga pada persimpangan untuk pejalan kaki dan mobil memudahkan terjadinya kecelakaan. 6. Toleransi Beragama Indonesia memiliki enam agama yang diakui sebagai agama negara. Hak asasi manusia sangat dilindungi di sini. Agama dan kebebasan menjalankan agama sesuai dengan keyakinannya berkembang dengan baik. Bangsa Indonesia yang memiliki keragaman ras dan agama memiliki tingkat toleransi yang tinggi dibandingkan dengan negara lain yang hanya memiliki keragaman ras. Teladan toleransi antarumat beragama ini telah membawa keberhasilan integrasi nasional dalam beberapa dekade kemerdekaan. Ingatlah bahwa pengampunan tidak berarti bahwa semua orang percaya harus berpartisipasi dalam berbagai kegiatan keagamaan. Toleransi berarti tidak mengganggu ibadah atau kegiatan keagamaan lainnya. 7. Upacara Bendera Contoh identitas nasional adalah upacara bendera. Ritual bendera yang dilaksanakan setiap hari Senin di sekolah, berlangsung pada hari-hari libur tertentu, seperti Hari Kemerdekaan dan Hari Sumpah Pemuda, dan merupakan bagian dari integrasi nasional. Saat ini, dengan mengibarkan bendera merah putih dan menyanyikan lagu kebangsaan dan lagu kebangsaan, rasa cinta tanah air dan sikap rela berkorban merasuki para siswa. Dalam upacara bendera, siswa juga melatih kedisiplinan tentang menaati peraturan, menaati guru, dan memakai seragam yang merupakan bagian dari menaati peraturan. Nah, itulah penjelasan tentang integritas nasional, mulai dari pengertian, konsep, jenis, faktor pendukung dan penghambat hingga contohnya dalam kehidupan sehari- hari atau sekolah. Apakah Grameds merasa sudah terintegrasi secara nasional? Sebagai generasi bangsa kita tentu memahami konsep integrasi nasional ini. Untuk mempelajarinya lebih luas, Grameds bisa akses koleksi buku Gramedia tentang integrasi nasional di seperti rekomendasi buku berikut ini Selamat belajar. SahabatTanpabatas. Rekomendasi Buku & Artikel Terkait ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien
- Integrasi nasional merupakan suatu penyatuan atau asimilasi bangsa-bangsa sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh. Dari segi politik, integrasi nasional adalah penyatuan dari berbagai kelompok sosial dan budaya ke dalam kesatuan wilayah nasional yang mengembangkan identitas nasional. Sedangkan dari segi antropologis, integrasi merupakan sebuah proses penyatuan diri dengan berbagai faktor budaya yang bertujuan untuk mencapai keselarasan fungsi-fungsi yang ada dalam kehidupan bermasyarakat. Menurut Howard Wriggins seperti yang dikutip dari modul Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan kelas X 2020, integrasi nasional merupakan penyatuan bagian yang berbeda-beda dari sebuah masyarakat menjadi suatu keseluruhan yang lebih utuh atau memadukan masyarakat-masyarakat kecil yang berjumlah banyak menjadi satu kesatuan bangsa. Sementara itu menurut Nazaruddin Sjamsuddin, integrasi nasional sebagai proses penyatuan suatu bangsa yang mencakup berbagai aspek, seperti aspek sosial, politik, budaya, dan ekonomi. Tak hanya itu, integrasi juga meliputi aspek vertikal dan horizontal. Bangsa Indonesia memiliki masyarakat yang bersifat majemuk. Hal ini dapat dilihat dari keragaman suku bangsa, bahasa, etnis, agama, adat istiadat, dan lainnya. Integrasi nasional bangsa indonesia merupakan hasrat dan kesadaran untuk bersatu sebagai suatu bangsa untuk menjadi satu kesatuan bangsa secara resmi, dan dinyatakan dalam satu kesepakatan nasional melalui Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Pentingnya integrasi nasional untuk bangsa Indonesia adalah dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan, serta mempertahankan Negara Kesatuan Republik keberhasilan Integrasi Nasional Keberhasilan proses penyatuan berbagai kelompok budaya dalam masyarakat sebagai keberhasilan proses integrasi memerlukan beberapa persyaratan. Mengutip kembali dari modul Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan kelas X 2020, berikut merupakan syarat-syarat keberhasilan integrasi nasional bagi bangsa Indonesia Anggota-anggota masyarakat merasa bahwa mereka dapat berhasil untuk saling mengisi kebutuhan-kebutuhan satu dengan lainnya. Hal ini bertujuan supaya timbul persatuan dan kesatuan secara luas dalam kehidupan bermasyarakat; Terciptanya sebuah kesepakatan bersama konsensus terkait norma-norma dan nilai-nilai sosial yang dilestarikan dan dijadikan pedoman dalam melakukan berbagai kegiatan; Norma- norma sosial dan nilai-nilai sosial akan dijadikan aturan baku dalam melangsungkan proses integrasi sosial. Hal tersebut bertujuan supaya proses integrasi nasional dapat terjadi di masyarakat. Faktor Pendorong Integrasi Nasional Berikut merupakan faktor-faktor pendorong untuk mencapai integrasi nasional Terdapatnya rasa senasib dan seperjuangan yang diakibatkan oleh faktor sejarah; Adanya ideologi nasional yang tercermin dalam simbol negara yaitu Garuda Pancasila dan semboyan Bhineka Tunggal Ika; Terdapat tekad dan keinginan untuk bersatu di kalangan bangsa Indonesia seperti yang dinyatakan dalam Sumpah Pemuda; Munculnya ancaman dari luar yang dapat menyebabkan munculnya semangat nasionalisme di kalangan bangsa Indonesia. Faktor Pendukung Integrasi Nasional Berikut deretan faktor pendukung integrasi nasional Penggunaan bahasa Indonesia; Adanya semangat persatuan dan kesatuan dalam bangsa, bahasa, dan tanah air Indonesia; Adanya kepribadian dan pandangan hidup kebangsaan yang sama, yaitu Pancasila; Adanya jiwa dan semangat gotong royong, solidaritas, dan toleransi keagamaan yang kuat; Adanya rasa senasib sepenanggungan akibat penderitaan penjajahan. Baca juga Ancaman Integrasi Nasional di Bidang Sosial Budaya dan Keamanan Ancaman Integrasi Nasional di Bidang Ideologi, Politik dan Ekonomi - Pendidikan Kontributor Yunita DewiPenulis Yunita DewiEditor Yantina Debora
- Terdapat sejumlah faktor pendorong dan penghambat integrasi nasional. Sebab, integrasi nasional tidak muncul begitu nasional berasal dari dua kata, yakni “integrasi” dan “nasional”. Integrasi berasal dari Bahasa Inggris integrate yang memiliki arti menyatupadukan, mempersatukan atau menggabungkan. Sedangkan, integrasi nasional adalah menggabungkan seluruh bagian menjadi sebuah keseluruhan dan tiap-tiap bagian diberi tempat sehingga membentuk kesatuan yang harmonis dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI yang bersemboyan Bhinneka Tunggal merupakan negara yang kaya, baik sumber daya alam maupun kebudayaan. Kekayaan ini akhirnya membuat Indonesia menjadi negara yang sangat beragam dan majemuk. Namun, keberagaman yang ada harus ditata agar negara tidak hancur karena perbedaan. Karena itulah diperlukan integrasi proses penyatuan berbagai kelompok budaya dalam masyarakat sebagai keberhasilan proses integrasi memerlukan beberapa persyaratan. Mengutip modul Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan kelas X 2020, berikut merupakan syarat-syarat keberhasilan integrasi nasional bagi bangsa Indonesia Anggota-anggota masyarakat merasa bahwa mereka dapat berhasil untuk saling mengisi kebutuhan-kebutuhan satu dengan lainnya. Hal ini bertujuan supaya timbul persatuan dan kesatuan secara luas dalam kehidupan bermasyarakat; Terciptanya sebuah kesepakatan bersama konsensus terkait norma-norma dan nilai-nilai sosial yang dilestarikan dan dijadikan pedoman dalam melakukan berbagai kegiatan; Norma-norma sosial dan nilai-nilai sosial akan dijadikan aturan baku dalam melangsungkan proses integrasi sosial. Hal tersebut bertujuan supaya proses integrasi nasional dapat terjadi di masyarakat. Integrasi nasional merupakan usaha serta proses mempersatukan perbedaan-perbedaan yang terdapat pada suatu negara hingga tercipta keserasian serta keselarasan secara nasional tidak muncul begitu saja. Terdapat beberapa faktor yang menjadi alasan mengapa integrasi nasional ada. Berikut ini adalah faktor pendorong, pendukung serta penghambat dari integrasi nasional yang dikutip dari publikasi Universitas Udayana. Faktor Pendorong Integrasi Nasional Berikut ini faktor-faktor pendorong integrasi nasional yang terdiri dalam empat faktor, mulai dari adanya persamaan sejarah hingga ancaman dari Adanya persamaan sejarahPersamaan sejarah, rasa senasib dan seperjuangan pada zaman dahulu digunakan untuk kemerdekaan Indonesia dan lepas dari penjajah mendorong integrasi nasional. Namun saat ini rasa senasib dan seperjuangan digunakan untuk memperkuat stabilitas nasional agar tercipta persatuan Indonesia dalam integrasi Adanya ideologi nasionalPancasila merupakan ideologi bangsa Indonesia yang bisa menjadi pendorong integrasi. Pancasila digunakan sebagai pandangan hidup dalam kehidupan sehari-hari untuk mengingat Indonesia merupakan negara yang Adanya keinginan untuk bersatuIndonesia merupakan yang majemuk dan ada dalam unsur keberagaman. Meskipun begitu, perbedaan tidak menjadi alasan untuk memunculkan perbedaan tersebut memunculkan keinginan untuk mempersatukan perbedaan dalam suatu kesatuan yang utuh. Mempersatukan bangsa menjadi satu kesatuan yang utuh merupakan salah satu perwujudan nilai luhur Pancasila sebagai dasar Adanya ancaman dari luarEra globalisasi yang memudahkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya, namun nyatanya juga dapat memberikan dampak buruk bagi suatu negara. Ancaman dari luar perlu diminimalisir agar terwujudnya integrasi nasional di setiap lapisan masyarakat yang ada di seluruh wilayah Indonesia. Faktor Pendukung Integrasi Nasional Selain faktor pendorong, ada pula faktor pendukung integrasi nasional. Faktor pendukung ini adalah elemen tambahan yang menjadi pendorong utama integrasi nasional. Berikut adalah faktor pendukung tersebut1. Penggunaan bahasa IndonesiaBahasa Indonesia telah menjadi bahasa nasional sejak dikumandangkannya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Adanya semangat para pemuda saat itu membuat bahasa Indonesia disepakati sebagai bahasa pemersatu tanpa memandang perbedaan di Semangat persatuan serta kesatuan dalam bangsaPersatuan dan kesatuan dibutuhkan untuk menjalin rasa kekeluargaan, persahabatan serta sikap saling tolong menolong antar sesama dan nasionalisme. Selain itu, untuk dapat hidup secara berdampingan diperlukan toleransi serta rasa Adanya kepribadian dan pandangan hidup kebangsaan yang sama, yakni PancasilaPancasila merupakan landasan ideal yang memiliki kedudukan tinggi serta berpengaruh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Seseorang yang memiliki jiwa patriotisme tinggi akan menerapkan butir-butir Pancasila dalam aspek Adanya rasa serta semangat gotong royongSikap gotong-royong merupakan bekerja bersama-sama untuk menyelesaikan pekerjaan secara bersama serta menikmati hasil pekerjaan secara adil. Sistem gotong-royong dilakukan tanpa pamrih dan sukarela oleh masyarakat menurut batas kemampuan masing-masing. Faktor Penghambat Integrasi Nasional Kendati ada faktor pendorong dan pendukung, integrasi nasional juga dihadapkan pada beberapa faktor penghambat, antara lain1. Kurangnya penghargaan terhadap kemajemukanBudaya di Indonesia sangatlah majemuk, namun kemajemukan dalam sektor budaya ini terkadang kurang dihargai oleh sekelompok masyarakat. Hal ini menyebabkan kebudayaan tersebut menjadi terkikis secara Kurangnya toleransi antar sesama golonganKonflik sosial merupakan salah satu hal yang perlu dihindari karena dapat mengurangi rasa persatuan dan kesatuan bangsa. Konflik sosial sendiri dapat muncul karena kurangnya toleransi. Minimnya toleransi akhirnya membuat negara menjadi hancur dan integrasi nasional tidak Kurangnya kesadaran dalam diri masing-masing rakyat IndonesiaGlobalisasi memicu munculnya sikap individualis dan tidak memperdulikan kondisi serta situasi yang ada di sekitarnya. Hal ini dapat memicu minimnya kesadaran dalam diri masyarakat guna menjaga persatuan serta kesatuan untuk mewujudkan integrasi itulah, diperlukan kiat untuk menumbuhkan karakter bangsa di era globalisasi agar meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan demi terwujudnya integrasi nasional Adanya ketimpangan dan ketidakmerataan pembangunanOtonomi daerah yang berlaku di Indonesia membuat sebagian wewenang serta tanggung jawab pemerintah pusat dilimpahkan ke pemerintah daerah. Hal ini memicu munculnya ketimpangan dalam bidang sosial hingga ekonomi. Perlu adanya kesadaran diri agar keadilan sosial dapat dirasakan oleh masyarakat di semua daerah di Indonesia. - Pendidikan Kontributor Endah MurniasehPenulis Endah MurniasehEditor Agung DHPenyelaras Ibnu Azis
berikut yang bukan merupakan hambatan dalam mencapai integrasi nasional adalah